Selasa, 29 Mei 2012

Obat Herbal Pilihan Anda


obat-herbal-pilihan-anda Jenis tanaman obat yang dapat digunakan sebagai obat herbal ada beraneka ragam, misalnya, Temulawak yang sudah terkenal khasiatnya dalam pengobatan hepatitis, Jahe untuk mengatasi masuk angin, Daun Katuk untuk melancarkan ASI, dan masih banyak tanaman jenis lainnya yang sudah diketahui dapat digunakan dalam pengobatan.
Berikut ini adalah referensi beberapa herbal yang dapat Anda pertimbangkan sebagai solusi yang aman bagi kesehatan Anda.

Referensi Obat Herbal

Sarang Semut
Salah satu herbal yang paling diminati saat ini, Sarang Semut, merupakan tanaman obat asal Papua yang sangat berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit secara alami dan aman.
Sebenarnya, secara turun-temurun Sarang Semut telah digunakan sebagai tanaman obat multikhasiat oleh masyarakat pedalaman bagian barat Wamena, Papua, seperti suku-suku di Bogondini dan Tolikara
Dan sekarang hasil penelitian modern mendapati bahwa tanaman ini mengandung senyawa aktif penting yang dapat digunakan dalam pengobatan berbagai jenis penyakit ringan hingga berat.
Dengan berbagai kandungan senyawa aktif yang dimilikinya, Sarang Semut terbukti berkhasiat mengatasi berbagai jenis penyakit seperti asam urat, wasir/ambeien, TBC, diabetes, stroke, hipertensi, lever, asam urat, jantung koroner, berbagai jenis tumor dan bahkan kanker, penyakit yang paling ditakuti pada abad ini.
Minum Obat herbal sekitar 1 jam sebelum makan karena dalam keadaan tersebut tubuh belum tercampur zat-zat lain dan akan mempercepat penyerapan khasiat obat tersebut (Bagi penderita gangguan lambung, disarankan meminum ½ - 1 jam sesudah makan). Konsumsi sesuai dengan dosis dan anjuran yang ditetapkan herbalis. Jika mengombinasikan obat herbal dengan obat konvensional (obat medis), beri selang waktu 1-2 jam.
Pola hidup dan pola makan yang sehat. Selama proses pengobatan, adalah bijak untuk menerapkan pola hidup sehat yang mencakup pola makan yang sehat, berolahraga secara teratur, cukup tidur, dan pengelolaan stres yang baik karena apa yang sedang Anda pikirkan dapat berpengaruh besar pada tubuh Anda. 
Noni Juice
Survei yang dilakukan oleh Dr. Neil Solomon terhadap 25.314 pengguna sari buah Noni dari 80 negara dengan melibatkan 1.227 ahli kesehatan menunjukkan bahwa sari buah Noni berkhasiat membantu pemulihan sejumlah penyakit seperti kanker, sakit jantung, stroke, diabetes tipe 1&2, lesu, peningkatan daya seksual, penguatan otot, kegemukan (obesitas), tekanan darah tinggi (hipertensi), perokok, artritis, nyeri, depresi, alergi, masalah pencernaan, masalah pernapasan, aulit tidur (insomnia), lemah konsentrasi, peningkatan perasaan sehat, kestabilan mental, sakit ginjal, dan stres.
Tongkat Ali
Bagi para pria, Tongkat Ali dapat menjadi pilihan tepat untuk mendapatkan tubuh yang bugar, meningkatkan stamina dan gairah seksual, mengatasi disfungsi seksual sekaligus meningkatkan kemampuan seksual Anda. Sejak masa lalu Tongkat Ali telah digunakan sebagai obat herbal peningkat gairah seksual dan untuk mengatasi berbagai disfungsi seksual dalam pengobatan tradisional.
Kini para ilmuwan juga mendapati keampuhannya dalam mengatasi disfungsi seksual. Ada begitu banyak penelitian yang dilakukan untuk menunjukkan bahwa Tongkat Ali paten dalam meningkatkan kemampuan seksual dan kejantanan.
Sebagai obat herbal, Tongkat Ali tidak memiliki efek samping yang didapati pada obat-obatan lain yang mengandung bahan kimia, yang mengandung steroid anabolik dan testosteron buatan yang dapat berbahaya bagi kesehatan jantung dan mengakibatkan penyusutan alat vital pria.
Informasi mengenai 3 jenis herbal di atas hanya merupakan referensi yang dapat Anda pertimbangkan karena sebenarnya masih ada banyak lagi tanaman obat yang dapat Anda manfaatkan untuk pengobatan.
Namun, seperti semua produk kesehatan, obat herbal hendaknya digunakan dengan kewaspadaan, pengetahuan dan tentu saja keseimbangan. Tips-tips berikut dapat membantu Anda selama proses pengobatan.

Tips Konsumsi Obat Herbal

  • Minum Obat herbal sekitar 1 jam sebelum makan karena dalam keadaan tersebut tubuh belum tercampur zat-zat lain dan akan mempercepat penyerapan khasiat obat tersebut. Bagi penderita gangguan lambung, disarankan meminum ½ - 1 jam sesudah makan.
  • Konsumsi sesuai dengan dosis dan anjuran yang ditetapkan herbalis.
  • Jika mengombinasikan obat herbal dengan obat konvensional (obat medis), beri selang waktu 1-2 jam.
  • Pola hidup dan pola makan yang sehat. Selama proses pengobatan, adalah bijak untuk menerapkan pola hidup sehat yang mencakup pola makan yang sehat, berolahraga secara teratur, cukup tidur, dan pengelolaan stres yang baik karena apa yang sedang Anda pikirkan dapat berpengaruh besar pada tubuh Anda.
Dengan mencamkan berbagai anjuran dan rekomendasi seputar herbal obat herbal dapat dijadikan salah satu pengobatan alternatif yang aman dan efektif. Doktor Logan Chamberlain, penulis sebuah buku tentang suplemen herbal, berpendapat, ”Hampir setiap laporan pada tahun-tahun terakhir mengenai efek berbahaya dari herbal berasal dari kasus orang-orang yang tidak mengikuti petunjuk." Jadi, jangan pernah mengabaikan petunjuk penggunaannya.Ditulis oleh 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar